Profil Perusahaan
Berdiri di tahun 1992 dengan nama Gratia yang berarti Rahmat, Gratia Magna (2015) yang berarti rahmat yang besar telah memiliki banyak pengalaman dalam pembuatan bangunan kayu dengan berbagai tipe. Kami juga memiliki pengalaman membangun rumah kayu di berbagai daerah di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Lombok, Sulawesi, Halmahera, Papua dan pulau lainnya di Indonesia. Kami telah mengekspor produk kami ke luar negeri seperti ke New Caledonia.

 

Visi dan Misi

Visi

Menjadi perusahaan hijau dalam hal memenuhi kebutuhan konsumen.

Misi

  • Menjadi bagian dari program Sertifikasi Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK).
  • Melakukan proses pembelajaran dalam peningkatan corporate value.
  • Meningkatkan modal kerja untuk peningkatan kemampuan finansial perusahaan.

Kualitas yang utama
Kekuatan dan kualitas bangunan kayu yang kami buat sangat dapat diandalkan. Bahkan pada saat gempa di Yogyakarta pada tahun 2006 rumah buatan kami dapat bertahan dan mendapatkan ucapan terimakasih dari pelanggan kami. Rumah yang kami buat memang terkenal dengan daya tahannya terhadap gempa. Hal tersebut disebabkan oleh pembuatan rumah kayu yang mengkombinasikan pengalaman masyarakat setempat dengan teknologi konstruksi kayu dari misionaris belanda.
Teknologi dan kecepatan
Untuk meningkatkan kualitas bahan baku dan kerja, kami telah menggunakan mesin molding berukuran besar Sheng Yuan buatan Taiwan. Selain itu kami juga menggunakan mesin-mesin lainnya untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas produksi. Teknologi design dengan menggunakan program tiga dimensi juga kami terapkan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.
Pengrajin
Kami menggunakan istilah pengrajin untuk tenaga kerja kami, karena mereka memperoleh keahliannya dari pengalaman bekerja selama bertahun-tahun. Beberapa pengrajin yang telah bertahun-tahun setia bersama kami telah mendapatkan tanah untuk mendirikan rumah mereka sendiri. Program kami untuk tahun ini adalah dengan meningkatkan kesejahteraan hidup pengrajin lewat keikutsertaan kami dalam BPJS.

Bahan baku
Kami menggunakan bahan baku legal dengan membeli kayu dari perusahaan atau perorangan yang memiliki Faktur Angkutan Kayu Olahan (FAKO). Dalam perkembangannya perusahaan telah mendaftar untuk menjadi perusahaan yang menggunakan Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) untuk menjamin legalitas bahan baku yang digunakan.
Sustainability dan pengolahan limbah
Menjaga alam agar tetap asri adalah penting untuk kelanjutan produksi, oleh karena itu perusahaan telah menggadakan program penanaman pohon di seluruh lahan tidur perusahaan yang berada di Sulawesi Utara. Jumlah pohon yang ditanam adalah 3000 pohon dan yang berhasil tumbuh dan kini mencapai lingkar pohon rata-rata sebesar 30 cm berjumlah kurang lebih 1000 pohon. Program penghijauan akan tetap menjadi proyek berkelanjutan.
Limbah hasil produksi kami digunakan sebagai bahan bakar oleh perusahaan produksi bahan makanan seperti tahu dan tempe. Petani jamur juga menggunakan serbuk kayu untuk wadah tanaman mereka.

Struktur Organisasi

struktur

Ketika dibutuhkan maka jumlah team dapat bertambah sesuai kebutuhan. Anggota team berjumlah enam sampai delapan orang.